Tiktok Sebagai Ruang Advokasi Emosional: Studi Netnografi Terhadap Ketimpangan Gender Dalam Rumah Tangga
DOI:
https://doi.org/10.54683/baj14d80Keywords:
TikTok, Ketimpangan gender, Netnografi, Advokasi emosionalAbstract
Perubahan dinamika rumah tangga di era digital mengalami akselerasi pesat, terutama melalui media sosial seperti TikTok. Artikel ini bertujuan menganalisis TikTok sebagai ruang advokasi emosional perempuan terhadap ketimpangan gender dalam pernikahan. Menggunakan pendekatan netnografi, data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif terhadap konten dan komentar video bertema keluarga. Temuan menunjukkan bahwa TikTok tidak sekadar menjadi platform hiburan, tetapi menjadi media ekspresi ketimpangan peran gender dan negosiasi emosi publik. Komentar-komentar netizen, terutama perempuan, mengungkap rasa kecewa, kelelahan emosional, serta kebutuhan akan pengakuan atas kerja domestik dan pengasuhan. Fenomena ini merepresentasikan pergeseran relasi kuasa dalam rumah tangga, dari nilai patriarkal menuju kesetaraan emosional. TikTok berperan sebagai katalis perubahan nilai dan ruang solidaritas emosional digital. Kajian ini berkontribusi pada pengembangan perspektif sosiologi gender dan komunikasi digital serta relevan bagi perumusan kebijakan keluarga di era media baru.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





