Pola Interaksi Sosial Antarjemaat Dan Peran Norma Dalam Menjaga Keteraturan Di Gereja Yesus Hidup Sejati (Yhs) Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.54683/mnaf4s13Keywords:
interaksi sosial, jemaat, norma sosial, keteraturan sosial, Gereja YHSAbstract
Interaksi sosial merupakan unsur penting dalam membangun kehidupan komunitas yang harmonis, termasuk dalam lingkungan gereja. Artikel ini bertujuan menggambarkan pola interaksi antarjemaat Gereja Yesus Hidup Sejati (YHS) Palangka Raya serta menjelaskan peran norma dan aturan dalam menjaga keteraturan hubungan sosial. Artikel disusun berdasarkan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di Gereja YHS Palangka Raya pada 2021. Data diperoleh melalui observasi, kuesioner, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Responden dikelompokkan ke dalam kategori remaja, dewasa muda, dan dewasa tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antarjemaat secara umum berlangsung baik, ditandai dengan kebiasaan menyapa sesama dan gembala, menghormati jemaat yang lebih tua, meminta maaf, mengucapkan terima kasih, menerima kritik dan saran, serta mengikuti kegiatan gereja. Kesimpulan Penelitian melaporkan tingkat kepedulian terhadap sesama sebesar 86,2%. Pada aspek norma, seluruh responden dilaporkan menyetujui kesepakatan dan aturan yang berlaku, termasuk kepatuhan terhadap aturan dan sanksi. Temuan ini memperlihatkan bahwa komunikasi sehari-hari, kepedulian sosial, keteladanan pemimpin, dan kesepakatan bersama menjadi unsur penting dalam mempertahankan keteraturan interaksi. Meski demikian, kegiatan kunjungan dan silaturahmi antarjemaat masih perlu diperkuat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





